Lumajang – Kepedulian terhadap kelancaran sektor pertanian terus ditunjukkan aparat kewilayahan. Babinsa Nogosari Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Agus Setiawan, bersama warga tani melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran irigasi tersier di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur 2, yang berada di Dusun Persil Nogosari, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi air ke area persawahan, sehingga kebutuhan air bagi tanaman padi dapat terpenuhi secara optimal. Saluran irigasi yang sebelumnya mengalami pendangkalan dan dipenuhi rumput liar dibersihkan secara gotong royong oleh Babinsa bersama para petani.
Sertu Agus Setiawan mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti yang dilakukan merupakan bagian dari pendampingan pertanian yang rutin dilakukan Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kelancaran irigasi sangat penting bagi keberhasilan pertanian. Dengan saluran yang bersih, suplai air ke sawah menjadi lancar dan tanaman dapat tumbuh dengan maksimal,” kata dia.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI melalui Babinsa tidak hanya dalam aspek keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat, termasuk mendukung produktivitas pertanian di desa binaan.
Sementara itu, Ketua Poktan Sumber Makmur, Satemo, menjelaskan bahwa pembersihan saluran irigasi tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi telah direncanakan sebagai program berkelanjutan oleh kelompok tani.
“Kami bersama anggota Poktan berkomitmen untuk melakukan pembersihan irigasi secara rutin dan terjadwal, agar aliran air tetap lancar sepanjang musim tanam. Dengan perawatan jangka panjang ini, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan risiko gagal panen akibat kekurangan air bisa diminimalisir,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Nogosari semakin meningkat, serta mampu mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun daerah. (Pendim0821)



