Lumajang – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan Babinsa Gesang Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Muhammad Eko Widodo, bersama warga saat melaksanakan kerja bakti pembersihan aliran parit tersier di Dusun Krajan 2, Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran saluran air agar tetap berfungsi optimal, terutama dalam mendukung kebutuhan irigasi pertanian warga serta mencegah terjadinya genangan air saat musim penghujan. Dengan membawa peralatan sederhana, warga bersama Babinsa tampak antusias membersihkan tumpukan sampah, rumput liar, dan sedimentasi yang menghambat aliran air.
Serda Muhammad Eko Widodo mengatakan bahwa kerja bakti merupakan budaya gotong royong yang harus terus dijaga sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, keberadaan parit tersier memiliki peran penting bagi kelancaran distribusi air menuju area persawahan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan saluran air. Jika parit bersih dan aliran lancar, maka manfaatnya akan dirasakan bersama, khususnya para petani,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Krajan 2, Dino, menambahkan bahwa perawatan parit tersier akan terus dilakukan secara berkala melalui kegiatan gotong royong bersama warga. Menurutnya, langkah tersebut penting agar saluran air tetap bersih, lancar, dan tidak menimbulkan penyumbatan yang dapat berdampak pada lahan pertanian maupun lingkungan sekitar.
“Pembersihan parit ini tidak hanya dilakukan sekali saja, tetapi akan kami jadwalkan secara berkala bersama masyarakat. Dengan perawatan rutin, aliran air akan tetap lancar sehingga dapat mendukung kebutuhan irigasi pertanian warga dan mencegah banjir saat hujan turun,” jelas Dino.
Melalui kerja bakti tersebut, terjalin sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta memperkokoh budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa yang terus hidup di tengah masyarakat pedesaan. (Pendim0821)