Kamis, Juni 25, 2026
BerandaTNIRutilahu di Pasirian Bangun Harapan Baru, Babinsa dan Warga Gotong Royong Wujudkan...

Rutilahu di Pasirian Bangun Harapan Baru, Babinsa dan Warga Gotong Royong Wujudkan Rumah Layak Huni

Lumajang – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) terus menjadi salah satu instrumen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lumajang. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi warga kurang mampu.
Hal tersebut disampaikan Babinsa Sememu Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Rokhibul Imam, saat bersama warga melaksanakan pemasangan pintu rumah milik Kodrah, penerima bantuan Rutilahu di Dusun Krajan RT 007 RW 005, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (25/6/2026).
Warga dan Babinsa bekerja bahu-membahu menyelesaikan tahapan pembangunan rumah. Kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan sebagai modal sosial dalam membantu sesama.
Dalam kesempatan itu, Sertu Rokhibul Imam mengatakan bahwa program Rutilahu dari Provinsi Jawa Timur tersebut, bukan hanya tentang membangun rumah yang kokoh, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, tempat tinggal yang layak akan berdampak langsung terhadap kesehatan, kenyamanan, serta semangat keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Ketika masyarakat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman, mereka akan lebih optimis dalam menjalani kehidupan dan membangun masa depan keluarganya, Dan Alhamdulillah hari ini rumah milik Ibu Kodrah sudah mencapai 71 persen, harapanya rumah tersebut dapat selesai secepatnya,” kata dia.
Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam pendampingan program Rutilahu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam membantu pemerintah daerah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan.
Program tersebut juga menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kehadiran warga yang turut membantu proses pembangunan menunjukkan bahwa rasa kepedulian dan solidaritas sosial masih tumbuh kuat di lingkungan desa.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, program Rutilahu diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Bagi Kodrah dan keluarganya, rumah yang sedang dibangun bukan hanya bangunan tempat tinggal, melainkan simbol hadirnya kepedulian dan kebersamaan. Dari dinding-dinding yang mulai berdiri itu, tersimpan harapan baru akan kehidupan yang lebih aman dan sehat. (Pendim0821)
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

BERITA POPULER