Lumajang, Kabupaten Lumajang merupakan salah satu wilayah penghasil kayu sengon atau albasia terbesar di Provinsi Jawa Timur.
Â
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) saat menerima Mahasiswa KKN Tematik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (19/12/2022).
Â
Bunda Indah juga mengungkapkan, bahwa dari 179.000 hektare (ha) luas wilayah Kabupaten Lumajang, sekitar 33 persen merupakan hutan negara, kemudian 32,6 persen tercatat sebagai hutan rakyat.
Â
Selain itu, dari angka persentase luas hutan rakyat atau setara kurang lebih 50.000 ha, sebagian besar juga telah ditanami kayu sengon.
Â
“Sekitar 50.000 hektar, kita memiliki hutan rakyat yang sebagian besar ditanami kayu sengon atau albasia,” terang dia
Â
Selain itu, diungkapkan Bunda Indah juga, bahwa saat ini Lumajang telah memiliki sekitar 120 industri pengolahan kayu, bahkan sebagian industri juga sudah menembus pasar ekspor.
Â
“Kita memiliki industri pengolahan kayu itu sekitar 120 an, ada ekspor serta ada yang memenuhi kebutuhan lokal,” jelasnya.
Â
Ia juga menambahkan, bahwa 60 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Lumajang bermata pencaharian petani, baik tanaman hortikultura seperti kopi, buah-buahan serta beberapa pertanian pangan lainnya.
Â
“Jadi 60 persen penduduk Kabupaten Lumajang bermata pencaharian petani, utamanya di wilayah Kecamatan senduro yang berbasis pertanian, dan petaninya lengkap disana, mulai hortikultura, peternakan serta petani pangan lainnya,” imbuhnya. (Tim/MC Kab. Lumajang)



