Lumajang – Wujud kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur desa terus ditunjukkan aparat teritorial. Babinsa Banyuputih Lor Koramil 0821-07/Randuagung, Serda Eko Mujiono, melaksanakan pendampingan sekaligus kerja bakti membantu pembangunan drainase sepanjang 200 meter di Dusun Pondoktelo RT 035 RW 010, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama pekerja dan warga setempat sebagai upaya memperlancar sistem pembuangan air serta mengantisipasi genangan saat musim hujan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga turut terjun langsung membantu proses pengerjaan di lapangan.
Serda Eko Mujiono menyampaikan bahwa pendampingan pembangunan drainase merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaan. Infrastruktur yang baik, menurutnya, sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan lingkungan masyarakat.
“Drainase yang lancar akan mencegah genangan air dan potensi banjir. Kami hadir untuk membantu sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai harapan masyarakat,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dusun Pondoktelo, Efendi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dusun dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Menurutnya, infrastruktur yang baik tidak hanya menunjang kenyamanan warga, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa selain pembangunan, aspek pemeliharaan juga menjadi perhatian utama. Infrastruktur yang sudah dibangun harus dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pembangunan drainase ini sangat penting untuk mencegah genangan air saat musim hujan. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga dan merawatnya agar tetap berfungsi dengan baik,” pungkasnya.
Pembangunan drainase sepanjang 200 meter tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan Dusun Pondoktelo, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih tertata, aman, dan sehat. (Pendim0821)



