Sebagai penggagas utama, Drs. H. Thoriq tidak hanya mendukung terselenggaranya kompetisi tetapi juga menunjukkan kemampuannya di arena pertandingan. Keberhasilannya meraih gelar juara menjadi bukti dedikasinya terhadap olahraga bridge serta kontribusinya dalam memajukan komunitas bridge di Indonesia.
“Tentu saya sangat bersyukur dan bangga bisa memenangkan turnamen ini. Bridge bukan sekadar permainan, tetapi juga olahraga yang mengasah strategi dan kerja sama tim. Saya berharap ajang seperti ini semakin berkembang dan melahirkan lebih banyak atlet bridge berprestasi,” ujar Drs. H. Thoriq.
Lanjut dia, Turnamen Bridge Piala BTC diikuti oleh berbagai pemain berbakat dari berbagai daerah, menjadikannya salah satu kompetisi bergengsi di skala nasional. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap bridge dan membangun jaringan komunitas yang lebih luas.
Dengan kemenangan ini, Drs. H. Thoriq semakin menegaskan perannya dalam dunia bridge, baik sebagai pemain maupun sebagai tokoh yang berperan dalam pengembangan olahraga ini di Tanah Air.



