Kamis, April 2, 2026
BerandaTNIKolaborasi TNI, Hippa dan Petani: Wujudkan Pendampingan Program Pompanisasi di Karanganom

Kolaborasi TNI, Hippa dan Petani: Wujudkan Pendampingan Program Pompanisasi di Karanganom

Lumajang, Program pompanisasi yang digagas oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melalui Dinas Pertanian bersama TNI terus menunjukkan dampak positif bagi petani di berbagai wilayah. Salah satu upaya konkret dalam mewujudkan program pompanisasi terlihat di Desa Karanganom, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, di mana para petani mulai merasakan manfaatnya dalam meningkatkan produktivitas lahan padi.

 

Babinsa Karanganom Koramil 0821-17/Tempursari, Sertu Bejo Utomo, pada Rabu (21/8/2024), bersama Petugas Hippa, Bapak Sulaidi, melaksanakan pendampingan pengairan lahan padi seluas 1 hektar milik Mistum, anggota kelompok tani Sekar Tani di Dusun Krajan. Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa lahan pertanian mendapatkan pasokan air yang memadai, terutama selama musim kemarau yang sering menjadi tantangan bagi petani dalam mengelola irigasi.

 

Dalam keterangannya, saat ditemui dilokasi Sertu Bejo Utomo menyampaikan harapannya bahwa program pompanisasi yang dilakukannya dapat memberikan dampak maksimal bagi para petani di wilayah tersebut.

 

“Harapan kami, mudah-mudahan dengan program pompanisasi oleh Kementan RI melalui Dinas Pertanian bersama TNI, bisa membantu petani secara maksimal dalam meningkatkan produksi padi di wilayah,” ungkapnya.

 

Program pompanisasi tersebut, menjadi sangat penting di daerah yang sering mengalami kekurangan air untuk irigasi, terutama di musim kemarau. Dengan adanya pompanisasi, air dari sumber-sumber yang lebih rendah atau jauh dapat dialirkan ke lahan-lahan pertanian yang membutuhkan.

 

Bapak Sulaidi, Petugas Hippa yang bertanggung jawab dalam pengaturan pengairan lahan, menjelaskan bahwa proses pompanisasi dilakukan secara hati-hati untuk memastikan air dapat mengalir ke seluruh bagian lahan.

 

“Kami pastikan bahwa setiap jengkal lahan mendapatkan air yang cukup. Dengan begitu, tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” pungkasnya.

 

Program pompanisasi itu sendiri juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan dampak yang signifikan. Tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan produksi padi, tetapi juga mempererat hubungan antara petani, pemerintah, dan TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan.  (Pendim 0821)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

BERITA POPULER