Lumajang, Kondisi darurat terjadi di wilayah Desa Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, saat Jembatan Penghubung Desa Babakan dan Desa Barat dilaporkan putus akibat banjir di Sungai Kali Menjangan. Dalam upaya penanganan darurat, Babinsa Babakan Koramil 0821/20 Padang, Serda Dewantoro, bersama stakeholder dan relawan, melakukan pemantauan langsung di lokasi pada Jumat (19/4/2024).
Saat ditemui Tim media, Serda Dewantoro menjelaskan bahwa meskipun secara keseluruhan jembatan masih utuh, namun bagian sisi dengan aspal penyambung mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir dan hujan yang terjadi pada kamis (18/4/2024) malam, yang membawa material lumpur.
“Kami bersama Dinas terkait dan relawan mendatangi Jembatan tersebut yang mengalami kerusakan pada bagian sisi dengan aspal penyambung yang roboh, akibat diterjang banjir kamis malam, meskipun secara keseluruhan jembatan masih utuh. Namun, kondisi itu membuat pondasi jembatan amblas dan tidak dapat dilalui karena berbahaya,” ujar Serda Dewantoro.
Sementara itu, Kepala Desa Babakan, Moch. Rival Andrianto, menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap kondisi darurat tersebut, pihaknya akan berkoordinasi kepada pihak terkait demi cepatnya evakuasi.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dari masyarakat Babakan dan semua stakeholder serta relawan yang turut berpartisipasi dalam pemantauan dan upaya penanganan darurat ini dan proses evakuasi dapat terlaksana,” kata Moch. Rival.
Pemantauan langsung yang dilakukan merupakan langkah awal dalam mengevaluasi kerusakan jembatan dan merencanakan langkah-langkah selanjutnya untuk perbaikan. Dengan koordinasi yang baik antara TNI-Polri, stakeholder dan relawan, diharapkan penanganan darurat ini dapat dilakukan dengan efisien dan tepat waktu.
“Komitmen untuk memulihkan akses transportasi yang terputus ini menjadi prioritas utama bagi semua pihak terkait. Melalui kolaborasi yang solid, kami berharap jembatan penghubung antara Desa Babakan dan Desa Barat dapat segera direstorasi oleh pemerintah untuk segera membuat jembatan darurat sebagai langkah alternatif, agar masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas,” pungkasnya. (Pendim 0821).



