Tukum, Salah satu solusi efektif dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dibutuhkan partisipasi, serta kesadaran ibu terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan, di fasilitas pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bidan Desa Tukum, Dilem Anjarwati, S.ST saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya, Jumat (13/1/2023).
Dilem juga mengungkapkan, bahwa beberapa waktu lalu, pihaknya mengawal kegiatan Posyandu di Dusun Munder Desa Tukum untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada sekitar 22 balita dan tiga Ibu Hamil. Namun, dari tiga ibu hamil tersebut ada salah satunya yang mengalami risiko tinggi.
“Selasa (10/1/2023) lalu, saat kami memberikan pelayanan kesehatan saat Posyandu di Dusun Munder, ada 22 balita dan tiga ibu hamil yang dilayani, namun salah satunya yang mengalami risiko tinggi dalam kehamilannya. Untuk itu, kami meminta untuk melakukan pemeriksaan kandungannya secara rutin,” ungkap dia.
Menurutnya, pemeriksaan Antenatal Care (ANC) merupakan pemeriksaan kehamilan yang disarankan, karena pemeriksaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal, hingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar.
“Jadi, pemeriksaan kehamilan hendaknya dilakukan secara rutin selama masa kehamilan, yaitu 1 kali pemeriksaan ke bidan dan 1 kali ke dokter kandungan pada trimester pertama, 1 kali pemeriksaan ke bidan pada trimester kedua, dan 2 kali pemeriksaan ke bidan dan 1 kali dokter kandungan pada trimester ketiga,” terangnya. (KIM Tukum Mandiri/Rul)



