Lumajang – Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan pengendalian pertumbuhan penduduk, Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Cahyo Pranowo, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Selokgondang yang membahas program Keluarga Berencana (KB) dan kontrasepsi. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Kepala Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026).
Rapat koordinasi dipimpin oleh Ketua Kader PKK Desa Selokgondang, Ana Z. Lestari, dan diikuti sebanyak 12 anggota kader PKK. Pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program KB di tingkat desa sekaligus meningkatkan pemahaman para kader agar mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.
Di sela kegiatan, Serka Cahyo Pranowo mengatakan bahwa program Keluarga Berencana memiliki peran penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. Menurutnya, keberhasilan program tersebut memerlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK yang menjadi ujung tombak penyampaian informasi kepada warga.
“Babinsa siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui rakor ini, kami berharap para kader PKK semakin memahami materi tentang KB dan kontrasepsi sehingga mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat serta mendorong terciptanya keluarga yang sehat dan berkualitas,” ujar dia.
Sementara itu Ketua Kader PKK Desa Selokgondang, Ana Z. Lestari, mengatakan bahwa kader PKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait program Keluarga Berencana (KB) dan penggunaan alat kontrasepsi.
“Kami berharap seluruh anggota kader PKK dapat terus aktif melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada warga di wilayah binaannya masing-masing. Kader harus mampu menjadi sumber informasi yang benar mengenai manfaat program KB, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya merencanakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. Melalui peran aktif kader di lapangan, kami optimistis cakupan pelayanan dan kesadaran masyarakat terhadap program KB akan semakin meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kader PKK memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait manfaat program KB, sehingga masyarakat dapat memahami pentingnya perencanaan keluarga demi meningkatkan kualitas hidup.
Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, kader PKK, dan aparat kewilayahan dalam mendukung pelaksanaan program Keluarga Berencana Nasional. (Pendim0821)