Selasa, Juni 23, 2026
BerandaTNITim Kemhan RI Tinjau Progres Pembangunan Yonif TP di Burno, Lumajang Dinilai...

Tim Kemhan RI Tinjau Progres Pembangunan Yonif TP di Burno, Lumajang Dinilai Jadi Lokasi Terbaik di Jawa Timur

Lumajang – Bertempat di kawasan hutan BKPH Senduro administrasi Dusun Karanganyar, Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dilaksanakan kegiatan pengawasan pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) oleh Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dipimpin Ketua Tim Kemhan RI, Kolonel Inf Setiya Asmara, S.I.P., M.Han., Senin (22/6/2026).
Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung progres pembangunan Yonif TP serta pengecekan teknis di lapangan bersama unsur pelaksana dan pengawas pembangunan. Tim Kemhan RI juga melaksanakan pengarahan dan diskusi bersama pihak terkait guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi yang telah ditentukan.
Dalam arahannya, Ketua Tim Kemhan RI menekankan pentingnya legalitas administrasi pembangunan, kualitas material, serta sinergi antara pelaksana dan pengawas proyek guna menjaga mutu pembangunan Yonif TP.
“Seluruh proses pembangunan harus sesuai prosedur dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Koordinasi antar unsur pelaksana, pengawas, pemerintah desa, dan masyarakat juga harus terus diperkuat agar tidak muncul kendala di kemudian hari,” ujarnya.
Ia juga meminta agar perkembangan pembangunan terus diperbarui setiap hari dan seluruh dokumentasi dipasang di direksi sebagai bahan evaluasi maupun jawaban apabila terdapat koreksi dari pusat.
Menurutnya, lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Burno memiliki nilai strategis dan dinilai menjadi salah satu lokasi terbaik dibanding wilayah lain di Jawa Timur.
“Lokasi di Burno ini sangat bagus dibanding lokasi lainnya di Jawa Timur, bahkan termasuk yang paling cepat dalam proses pembangunan Yonif TP,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menyampaikan bahwa Kodim 0821/Lumajang bersama seluruh pihak terkait terus mendukung percepatan pembangunan Yonif TP agar berjalan aman, tertib, dan sesuai target.
“Pembangunan Yonif TP ini merupakan program strategis yang akan memberikan dampak positif bagi penguatan pertahanan wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah kendala teknis di lapangan, termasuk lahan pembangunan dapur Yonif dan garasi alat berat yang masih menunggu penyelesaian penebangan dari pihak Perhutani. Selain itu, Tim Kemhan RI meminta Zibang segera menentukan batas patok pembangunan guna memperjelas area pekerjaan di lapangan.
Kegiatan pengawasan berlangsung lancar dan penuh koordinasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan Yonif TP di Kabupaten Lumajang agar dapat segera memberikan manfaat bagi kepentingan pertahanan negara dan kesejahteraan masyarakat. (Pendim 0821).
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

BERITA POPULER