Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., melaksanakan peninjauan sejumlah titik strategis pembangunan di wilayah Kabupaten Lumajang, Jumat (8/5/2026), sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan dan penguatan ketahanan wilayah.
Peninjauan tersebut meliputi pembangunan Jembatan Perintis di Desa Kebonagung, pengecekan bangunan KDKMP Desa Klanting, hingga lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Burno, Kecamatan Senduro.
Menurut Dandim, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan memiliki dampak besar terhadap mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi desa.
“Jembatan perintis ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga jalur penggerak ekonomi masyarakat. Ketika akses terbuka, maka aktivitas sosial dan ekonomi warga akan berkembang lebih cepat,” ungkapnya.
Selain itu, keberadaan KDKMP dinilai menjadi bagian dari upaya membangun pusat ekonomi masyarakat berbasis desa yang mampu mendorong kemandirian dan memperkuat perputaran ekonomi lokal.
Sementara itu, terkait rencana pembangunan Yonif TP di Desa Burno, Dandim menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga membawa dampak positif terhadap pembangunan wilayah sekitar.
“Yonif TP nantinya diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah, mulai dari peningkatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ketahanan pangan dan ketahanan wilayah,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Melalui peninjauan tersebut, Kodim 0821/Lumajang menunjukkan peran aktif TNI AD yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah. (Pendim 0821).